Dokumentasi resmi kegiatan Siapkan SDM Pertanian Mandiri di Papua di Universitas Diponegoro

Siapkan SDM Pertanian Mandiri di Papua

UNDIP, Senggi Kabupaten Keerom (30/9) – Penguatan sektor pertanian di kawasan transmigrasi memerlukan kesiapan sumber daya manusia yang mandiri...

UNDIP Siapkan SDM Pertanian Mandiri di Papua

UNDIP, Senggi, Kabupaten Keerom (30/9) – Penguatan sektor pertanian di kawasan transmigrasi membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mandiri dan terampil. Selain membangun infrastruktur, daerah juga perlu menyiapkan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi pertanian secara berkelanjutan.

Untuk mendukung upaya tersebut, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (TEP UNDIP) Tim 7 memberikan pendampingan pembelajaran di SMKN 2 Keerom. Kegiatan ini menyasar siswa jurusan Agribisnis dan Agroteknologi.

TEP UNDIP menghadirkan materi yang sesuai dengan kondisi pertanian setempat. Materi tersebut meliputi budi daya tanaman, teknologi pertanian, manajemen usaha tani, pengolahan hasil pertanian, dan peluang bisnis.

Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengenal pertanian sebagai sektor yang menawarkan peluang inovasi dan kewirausahaan. Mereka juga belajar pentingnya teknologi serta pengelolaan usaha tani yang berkelanjutan.

TEP UNDIP Perluas Wawasan Pertanian Siswa SMKN 2 Keerom

Pendampingan ini turut menjawab keterbatasan tenaga pendidik di SMKN 2 Keerom. Ike, guru pertanian di sekolah tersebut, mengungkapkan bahwa ia mengampu seluruh materi pertanian, baik teori maupun praktik.

“Saya menjadi satu-satunya guru yang mengajar pertanian, baik teori maupun praktik. Karena itu, tentu ada keterbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran. Namun, kami tetap berusaha agar anak-anak mendapatkan ilmu dan pengalaman yang mereka butuhkan untuk bisa memahami pertanian,” ujar Ike.

Kehadiran TEP UNDIP membuka kesempatan bagi siswa untuk memperluas wawasan dan memperoleh pengalaman praktis. Tim menghubungkan materi pembelajaran dengan berbagai tantangan pertanian di kawasan transmigrasi Senggi.

Tantangan tersebut mencakup adaptasi terhadap perubahan iklim, keterbatasan sarana produksi, peningkatan produktivitas lahan, dan penguatan ketahanan pangan. Dengan demikian, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga berlatih menganalisis masalah dan merumuskan solusi berdasarkan potensi lokal.

Siapkan Generasi Muda untuk Memajukan Pertanian Keerom

Ketua TEP UNDIP Tim 7, Fajrin Pramana Putra, S.P., M.Sc., menegaskan bahwa pembangunan pertanian perlu berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas SDM.

“Kami melihat bahwa penguatan pertanian tidak cukup hanya dengan membangun sarana dan prasarana. Kita juga harus menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola sektor pertanian ke depan,” ujar Fajrin.

Menurutnya, generasi muda Keerom memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan agribisnis dan ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, siswa perlu mengembangkan keterampilan praktis selain memahami teori pertanian.

Bekal tersebut diharapkan dapat mendorong mereka menjadi wirausahawan, praktisi, dan tenaga profesional pertanian yang inovatif. Dengan dukungan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, generasi muda dapat berkontribusi dalam mengembangkan potensi pertanian Papua.

Kolaborasi TEP UNDIP Dukung Kemandirian Pertanian Papua

TEP UNDIP Tim 7 menjalankan program pendampingan ini di bawah pimpinan Fajrin Pramana Putra, S.P., M.Sc. Tim tersebut terdiri atas Adelia Regita Andini, S.P.W.K.; Siti Nuriyana, S.Si.; Samuel Hasudungan Hutagalung, S.P.W.K.; Punggah Assa’bana, S.P.; dan Rizal Fahmi Imanullah, S.P.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat di kawasan transmigrasi. Lebih dari sekadar pendampingan pembelajaran, program tersebut mendukung regenerasi petani dan mendorong kemandirian kawasan.

Pendidikan berperan penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk mengoptimalkan potensi alam Papua. Melalui pengetahuan ilmiah dan keterampilan praktis, siswa diharapkan mampu berinovasi serta berkontribusi bagi pembangunan daerahnya.

Pada akhirnya, penguatan SDM pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Keerom. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah juga membuka peluang bagi pengembangan pendidikan pertanian yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dukung Pencapaian Sustainable Development Goals

Pendampingan TEP UNDIP Tim 7 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kontribusi tersebut mencakup empat tujuan utama.

  • SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan pengetahuan pertanian dan ketahanan pangan.
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan kesempatan belajar dan pendampingan bagi siswa.
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan dan potensi kewirausahaan di bidang pertanian.
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.

Melalui program ini, UNDIP berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang terampil, inovatif, dan mandiri. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat potensi pertanian serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Papua.

(Komunikasi Publik/UNDIP)